LIVE TV
Ratusan Warga Bersama Pengemudi Ojol di Jambi Terima Zakat Maal Bupati Tanjabbar Saksikan Secara Virtual Gema Membumi Arakan Sahur Online PT Putra Duta Indahwood Mangkir di Sidang Karhutla Jambi Kasatpol PP Tinjau Pos Penyekatan, Puluhan Sepeda Motor Balik Kanan Begini Cara Travel Bandel yang Nekat Melintas Masuk Jambi Saat Peniadaan Mudik 2021

Home / Medsos /Tehnologi

Jumat, 30 April 2021 - 21:04 WIB

WhatsApp akan Hilang Dua Minggu Lagi

Foto ilustrasi goggle

Foto ilustrasi goggle

Dua minggu atau 14 hari lagi WhatsApp akan hilang. Yang dimaksud di sini adalah pengguna tidak akan bisa lagi memanfaatkan layanan milik Facebook itu apabila mereka tidak mau menekan tombol setuju atas syarat dan ketentuan baru tentang kebijakan privasi.

Ya, pengguna hanya diberi dua pilihan saja oleh WhatsApp. Setuju atau diblokir. Harus diingat pula bahwa pengguna hanya diberi deadline atau tenggat waktu sampai 15 Mei dari sebelumnya pada 8 Februari 2021.

Tak pelak, kebijakan privasi baru ini malah memicu keributan dari pengguna. Banyak pengguna ketakutan karena obrolan dan data pribadi mereka dibagikan ke Facebook dan anak usaha lainnya.

Baca Juga   Maradona Meninggal Dunia, Ini Beberapa Pemain yang Sempat Disebut Penerusnya

Kebijakan privasi baru tersebut juga mengakibatkan eksodus massal digital, yang memaksa pengguna WhatsApp beralih ke aplikasi pesan instan alternatif yang lebih aman, seperti Signal atau Telegram.

Keributan itu pun akhirnya membuat WhatsApp memundurkan waktu bagi pengguna untuk menerima kebijakan privasi baru, yakni 15 Mei mendatang. WhatsApp menegaskan kembali bahwa obrolan pribadi dengan teman dan keluarga akan tetap dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption).

“Informasi yang kami bagikan dengan Facebook dan anak usaha termasuk informasi pendaftaran akun (seperti nomor telepon), data transaksi, informasi terkait layanan, cara Anda berinteraksi dengan bisnis saat menggunakan layanan kami, perangkat seluler, alamat IP, serta informasi lain yang diidentifikasi bagian dari kebijakan privasi,” kata WhatsApp, dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dikutip dari situs Ary News, Kamis, 29 April 2021.

Baca Juga   Liverpool Tersingkir Dari Piala FA, Jurgen Klopp: Bukan Hasil Yang Kami Inginkan

Dengan akan diberlakukannya kebijakan privasi baru, maka WhatsApp akan mengizinkan pengguna untuk memakai aplikasinya 120 hari lagi. Setelah itu, mereka akan mulai membatasi layanan jika pengguna tidak mengetuk tombol setuju.

Ya, mulai 15 Mei 2021, WhatsApp hanya bisa dipakai pengguna untuk menerima panggilan dan pemberitahuan untuk teks, tapi akan membatasi mereka membalas percakapan.

Baca Juga   Lama Mengilang, Caca Handika Tak Punya Uang hingga Utang Beras?

Pada akhir periode 120 hari tidak diterimanya kebijakan privasi baru, maka WhatsApp berhak menghapus akun pengguna, hilangnya obrolan, dan log panggilan.

Meski begitu, pengguna masih memiliki opsi untuk mendaftar menggunakan nomor yang sama, tetapi akan dianggap menjadi pendaftar baru.

Selain itu juga pengguna hanya akan dapat masuk setelah mereka menerima persyaratan dan perjanjian baru. Artinya, mereka lagi-lagi dipaksa untuk setuju menekan tombol kebijakan privasi baru.

Sumber: Viva.co.id

Share :

Baca Juga

Medsos /Tehnologi

Persiapan Akmaluddin Cup, Semua Pihak Siap Sukseskan Turnamen Sepak Bola

Medsos /Tehnologi

107 Tim Berlaga Perebutkan Piala Wawako Cup, Maulana: Kita Akan Kembali Buka Kegiatan Olahraga

Medsos /Tehnologi

Akmaluddin Tendang Bola Pertama, Pemdes VS Pemdes

Medsos /Tehnologi

Warga Rela Manjat Tembok Demi Intip Nikahan Sule dan Nathalie Holscher

Medsos /Tehnologi

G-Arsy Tim ESports PUBG Jambi Binaan Rocky Candra Jadi Jawara

Kesehatan

Perkuat Imunitas Tubuh di Masa Pandemi, Dandrem : Olahraga itu Penting

Medsos /Tehnologi

Tertarik Agama Pacar, 4 Seleb Ini Putuskan Jadi Mualaf

Medsos /Tehnologi

Trending Topic di Twitter, Video Syur Mirip Gisel Ditonton 5 Juta Orang di Situs Ini