Menu

Mode Gelap
Al Haris: Semangat Idul Fitri Jadi Energi Baru Abdullah Sani ke Pejabat: Tugas Kita Memberikan Pelayanan Bukan Untuk Dilayani Al Haris Tegaskan, Fokus Pemberataan Pembangunan Setiap Kabupaten/ Kota Al Haris Jenguk Anak Jadi Korban Bacok Ibunya di Tebo Harga TBS dan Pupuk Tidak Sebanding, Petani Sawit Harapkan Pemerintah Bijaksana

Politik · 29 Sep 2021 09:38 WIB

Yakin TNI Sudah Disusupi PKI, Gatot Nurmantyo Singgung Prajurit cuma Kejar Jabatan


 Gatot Nurmantyo. Foto repro youtube Ahmad Yani Perbesar

Gatot Nurmantyo. Foto repro youtube Ahmad Yani

NASIONAL – Mantan Penglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo meyakini, telah terjadi penyusupan PKI dalam tubuh TNI.

Itu didasarkan Gatot Nurmantyo pada penghilangan patung diorama peristiwa penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad.

Gatot Nurmantyo menegaskan, semua pihak tidak bisa menafikkan peran Kostrad, Mayjen Soeharto, Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo, dan mantan Menteri/Panglima TNI Angkatan Darat Jenderal AH Nasution.

BACA: Pernyataan Terbaru Gatot Nurmantyo: Saya Ulangi, Ini Berarti Ada Penyusupan PKI di Tubuh TNI

Sebab dari mereka lah penumpasan gerakan pemberontakan G30S/PKI bisa dilakukan.

BACA LAINNYA  Berbagai Daerah Kunjungi Objek Wisata Jambi Faradise

Demikian disampaikan Gatot dalam video yang diunggah di youtube Ahmad Yani Channel, Selasa (28/9/2021).

“Bahwa peran Kostrad, peran Pak Soeharto, peran Resimen Paraku dengan Pak Sarwo Edhie, dan peran Jendal AH Nasution serta peran KKO, jelas akan dihapuskan. Dan itu sekarang tidak ada, bersih,” ujar Gatot, dikutip PojokSatu.id, Rabu (29/9/2021).

Gatot pun kembali menyebut bahwa memang benar telah terjadi penyusupan PKI dalam tubuh TNI.

“Ini berarti, saya ulangi, ini berarti, sudah ada penyusupan (PKI) di dalam tubuh TNI,” tegas Gatot Nurmantyo.

Prajurit Kejar Jabatan

BACA LAINNYA  Kecelakaan Maut di Marosebo Ulu, Satu Orang Meninggal Akibat Terjepit

Karena itu, Gatot Nurmantyo mengingatkan seluruh prajurit TNI agar benar-benar menjaga sumpah prajurit yang sudah diucapkan.

“Dalam kesempatan ini, saya mengetuk jiwa patriotisme dan ksatria prajurit TNI AD, AL dan AU, bersama-sama membersihkan jajaran TNI dari penyusupan maupun pengaruh yang merusak jiwa-jiwa para prajurit TNI,” kata Gatot,

“Dan bisa menyebabkan pengkhianat, minimal, atau pejuang institusi untuk hanya sekedar mengejar jabatan,” sambungnya.

Sebab, hal itu semua akan bermuara pada ingkar sumpah prajurit kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Gatot meyakini masih ada jiwa patriotisme dan ksatria di dalam hati para prajurit TNI dimanapun mereka bertugas.

BACA LAINNYA  Perkuat Pemahaman Kader, PDI-P Jambi Gelar PKM

“Bersihkan ini semua, agar peristiwa kelam (pengkhianatan PKI) yang lalu tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa semua prajurit saat dilantik selalu mengucapkan sumpah kepada Tuhan di atas kitab suci agamanya masing- masing.

Sumpah ini, sambungnya, juga berlaku untuk anggota Polri.

Menurutnya, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena itu dibutuhkan langkah taktis dan strategis dan menggalang kekuatan bersama seluruh komponen bangsa.

“Untuk bersatu padu menyelamatkan Indonesia,” tandas Gatot Nurmantyo.

Sumber: PojokSatu.id

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anggaran Pemilu 2024 Rp 76 T Mendapat Kritikan Dari PAN

16 Mei 2022 - 13:54 WIB

Partai Surya Paloh di Jambi Gelontorkan Ribuan Paket Sembako Murah Jelang Lebaran

26 April 2022 - 16:32 WIB

Bukber Dengan DPC , Hafiz Fattah Berharap Marosebo Ulu Jadi Lumbung Suara

23 April 2022 - 08:32 WIB

DPW NasDem Provinsi Jambi Kembali Santuni Ratusan Anak Yatim

15 April 2022 - 19:43 WIB

Warga Sungai Gelam Beri Kejutan, Asnawi Riva’i Terharu

1 April 2022 - 18:58 WIB

Fadhil Arief Ajak Bangun Kerjasama, dan Tidak Saling Menjatuhkan

20 Maret 2022 - 16:19 WIB

Trending di Politik